Banyuraden \u2013 Sempat vakum selama dua tahun akibat pandemi Covid-19, Sadranan Padukuhan Dukuh kembali digelar, Minggu (12\/3\/23) malam. Agenda pelestarian budaya itu diramaikan oleh warga Dukuh dan Sanggrahan.

Kegiatan tersebut dilakukan doa bersama dipimpin oleh Khosim Mugi Amin serta dilakukan Tabur Bunga (Nyekar) di Makam Sasonoloyo Sanggrahan.

Dukuh Padukuhan Dukuh, Amin Achmadi menuturkan, kegiatan tersebut dapat digunakan sebagai upaya melestarikan budaya dan momen introspeksi diri. Tidak hanya untuk meningkatkan keimanan diri, namun juga menyadarkan kepedulian terhadap sesama, serta mendoakan leluhur yang telah berpulang.

Semoga di tahun berikutnya, Sadranan Padukuhan Dukuh dapat menggandeng lebih banyak tokoh masyarakat, khususnya ibu-ibu. Sehingga keterlibatan masyarakat dalam acara ini semakin besar dan manfaatnya bisa dirasakan bersama. Warga masyarakat juga diminta untuk terus menjaga kerukunan dengan saling menghormati dan memahami perbedaan satu sama lain,\u201d harapnya.