Banyuraden- Kontingen Kapanewon Gamping yang diwakili oleh para peggiat seni dari Dusun Sanggrahan Kalurahan Banyuraden menampilkan Upacara Adat \u201cMerti Sumber Mbelik Pawudhon\u201d dalam Festival Upacara Adat Kabupaten Sleman Tahun 2023 di Lapangan Sumedang Purwobinangun Pakem, pada Senin (12\/6). Acara yang diselenggarakan oleh Kundha Kabudayan Dinas Kebudayaan Sleman tersebut menampilkan 17 penampil dengan berbagai tema Uapacara Adat yang tersebar di 17 Kapnewon se Kabupaten Sleman. Turut hadir mendampingi Panewu Anom Gamping, Carik Banyuraden dan jajaran Pamong Kalurahan.

Tampil dengan nomor urut pertama, sebanyak 40 seniman dan seniwati memperagakan pelaksanaan Merti Sumber Mbelik Pawudhon, dengan kemasan yang cukup menarik. Dijelaskan oleh Herry Suryono selaku sutradara juga memerankan tokoh penunnggu Mbelik, bahwa kegiatan merti sumber dilakukan oleh masyarakat Sanggrahan sebagai wujud rasa syukur kepada alam yang telah memberikan karunia air bersih yang melimpah sehinggan bermanfaat bagi kehidupan. \u201cMbelik Pawudhon punya cerita sejarah yang harus dikenang oleh anak cucu kita kedepan, konon menurut cerita Mbelik tersebut dahulu pernah menjadi tempat Pangeran Diponegoro singgah dan mengambil air untuk wudhu untuk melaksanakan shalat.\u201d Ditambahkan Herry yang berharap nantinya dari pemerintah dapat memfasilitasi adanya kegiatan merti sumber di Mbelik Pawudhon sebagai upaya melestarikan sejarah, serta edukasi anak cucu tentang pentingnya melestarikan alam.

Acara yang secara langsung dibuka oleh Bupati Sleman tersebut, akan berlangsung selama dua hari sampai dengan Selasa (13\/6) dan diakhir akan diumumkan katagori penyaji terbaik, sutradara terbaik, penata artistik dan busana terbaik oleh dewan juri.