Banyuraden \u2013 Kamis (13\/6) pagi Pemerintah Banyuraden melalui Pelaksana Kegiatan telah melaksanakan Kunjungan dan Pelatihan Budidaya Perikanan Darat di Kampung Mina Padi, Samberembe, Candibinangun, Pakem. Diikuti oleh 35 peserta, diantaranya Lurah, Ulu-ulu, Dukuh, pengurus gapoktan, ketua\/pengurus kelompok tani, kelompok ikan, pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan Ketahanan pangan yang sudah direncanakan pada Tahun 2024 menggunakan Dana Desa. Sebagai narasumber dalam kegiatan ini yaitu Frans. Rombongan diterima langsung oleh Panewu Pakem, Dewantro Tri Nugroho.

Kampung Mina Padi di Desa Samberembe menjadi contoh sukses bagaimana memaksimalkan potensi pertanian yang memberikan dampak ekonomi luas bagi masyarakat. Kampung ini menerapkan pertanian berkelanjutan dengan sistem Mina Padi, dengan mengawinkan pertanian dan budidaya ikan dalam satu lahan. Dalam prosesnya, benih ikan akan disebar di area persawahan dan akan bertindak sebagai pemupuk alami dengan menghasilkan kotoran dan menggemburkan tanah. Dengan demikian, padi atau tanaman pangan lainnya dapat tumbuh secara organik. Pada masa panen, ikan di persawahan tersebut menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus sumber protein bagi petani dan keluarganya.

Tujuan diselenggarakan pelatihan pembudiyaan ikan ini untuk meningkatkan ekonomi warga, mencukupi kebutuhan gizi keluarga dan menambah peluang kerja masyarakat Banyuraden. Sulung Pramono, Ulu-Ulu berharap agar pelatihan ini dapat diaplikasikan ke kegiatan selanjutnya dan mampu untuk membudidayakan ikan. Selain itu, peserta dapat mengelola produksi perikanan budidaya yang diusahakan. Tentunya dengan pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan produksi maupun kualitas dengan memperhatikan keberlanjutan.