Pelatihan tersebut dihadiri sebanyak 20 peserta yang diambil dari perwakilan masing-masing Padukuhan di wilayah Banyuraden. Didampingi langsung oleh Ulu-ulu, Ketua TP PKK dan Ketua Forkom UMKM, peserta dilatih membuat sempol, koktail, dan gelato sari kedelai beserta pengemasan produknya. Rangkaian kegiatan pelatihan berjalan interaktif dan antusias. Selain diajarkan proses pembuatan produk, narasumber juga menyampaikan terkait proses pengemasan yang harus mengikuti prosedur kesehatan demi melindungi hak konsumen. Dimana detail dalam kemasan juga perlu diperhatikan, seperti nama merk produk, kode produksi, tanggal kadaluarsa, bentuk maupun jenis kemasan. Penataan produk juga perlu menyesuaikan kemasan agar konsumen menjadi lebih tertarik, seperti contohnya kemasan yang bisa digunakan kembali saat produknya sudah habis menjadi nilai lebih bagi suatu kemasan.
Tidak hanya disampaikan secara teori saja, para peserta pun didampingi secara langsung untuk praktik pengemasan produk dengan menggunakan alat vacum dan sealer. Pengemasan dengan bantuan alat-alat tersebut dapat lebih memudahkan pekerjaan serta produk menjadi lebih awet dan aman.




